Rabu, 17 September 2014

mengenal sifat Rasulullah



SIFAT YANG WAJIB PADA RASUL

Rasul adalah manusia yang diutus Allah kepada makhluk, untuk menyampaikan keapada mereka sesuatu yang diwahyukan Allah kepadanya.

v  Shidiq (Benar)

Benar adalah sesuai perkataan dengan perbuatan. Seorang rasul wajib menyampaikan kepada umatnya sesuai dengan yang diwahyukanAllah kepadanya, juga sesuai antara perbuatan dan  pernyataan. 

v  Al-Amanah (Tepercaya)

Amanah bagi rasul adalah terpeliharanya lahir dan batin mereka dari perbuatan yang makruh dan perbuatan yang haram, baik yang haram itu dosa kecil atau dosa besar, termasuk terpelihara dari hal-hal yang merendahkan martabatnya,baik dalam masa membawa misikerasulan atau sebelum diangkat menjadi Nabi.

v  Tabligh (Menyampaikan)

Tabligh artinya menyampaikan sesuatu yang diperintahkan kepada mereka untuk menyampaikannya kepada makhluk. Semua yang diperintah untuk disampaikan kepada makhluk, wajib mereka sampaikan, tidak boleh satupun mereka tinggalkan. Artinya Rasul tidak boleh menyembunyikan sesuatu. Maka tabligh adalah sifat yang wajib bagi Rasul.

v  Fathanah  (Cerdik)

Fathanah adalah cerdik/cerdas, tidak mungkin seorag menjadi Rasul apabila mereka tidak mempunyai kecerdasan dalam menghadapi manusia,yang terdiri atas kelompok yang beragam,berbeda keturuanan dan budayanya. Dari kecerdasan yang dimiliki itu tumbuh daya, siasat, dan kebijaksaan dalam menyampaikan masalah.

SIFAT YANG MUSTAHIL DAN JA’IZ, PADA RASUL

Apabila pada Rasul wajib adanya empat sifat yang telah kita ketahui, maka sifat-sifat yang berlawan dengan sifat tersebut, mustahil ada pada mereka,

Adapun sifat-sifat mustahil pada Rasul adalah :
·         Dusta
·         Khianat (mengerjakan sesuatu yang dilarang baik haram maupun makruh)
·         Menyembunyikan sesuatu yang diperintah untu disampaikan, dan
·         Bodoh (tidak cerdas/cerdik)

Adapun sifat yang Ja’iz pada Rasul adalah : adapun sifat yang boleh (Ja’iz) pada Rasul adalah semua sifat yang ada pada manusia, dimana sifat tersebut tidak mengurangi martabat mereka yang tinggi. Contohnya, skit, lapar, makan, minum, dan melakukan hubungan suami istri. Sedangkan sifat yang tidak boleh ada pada Rasul adalah seperti  kusta, supak, dan sebagainya.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar